Jumat, 19 Oktober 2012

Hewan - Hewan Berbahaya Ini Ternyata Bisa Menyembuhkan!!

Dengan semakin canggihnya teknologi pengobatan modern, sejumlah orang masih tak mengesampingkan khasiat dari pengobatan tradisional, terutama dari tumbuhan dan hewan.
Selain murah meriah, pengobatan dengan hewan atau tumbuhan terbukti memiliki efektivitas yang tinggi dan tak kalah jitunya dengan pengobatan modern. 

Salah satu pengobatan tradisional yang awet digunakan hingga saat ini adalah terapi pengobatan dengan menggunakan hewan-hewan tertentu, terutama yang tergolong sebagai hewan berbahaya.
Siapa mengira kelima hewan yang cukup ditakuti manusia ini ternyata dapat memberikan manfaat luar biasa.

1. Belatung





Pengidap diabetes umumnya mengalami luka di tangan dan kakinya berupa bisul yang sulit disembuhkan. Masalahnya luka itu bisa berkembang menjadi gangren dan terkadang memaksa pasien untuk diamputasi.

Peneliti dari University of Hawaii, Honolulu pun menemukan cara untuk menyembuhkan luka akibat diabetes dengan menggunakan belatung.

Pertama, dokter akan mengangkat jaringan yang terinfeksi atau mati dengan pisau bedah atau enzim (debridement), lalu 50-100 belatung spesies Lucilia sericata ditempelkan pada luka pasien dan dibiarkan selama dua hari. Prosedur ini diulangi hingga rata-rata lima kali.

Belatung mengeluarkan suatu zat ke dalam luka yang mencairkan jaringan mati kemudian menelannya.

Paduan antara luka-luka yang telah dibersihkan dan zat lainnya yang terkandung dalam cairan belatung memungkinkan terbentuknya jaringan granulasi yaitu jenis jaringan ikat yang terbentuk selama penyembuhan luka.


2. Tarantula





Protein yang ada pada bisa tarantula spesies Chilian rose berpotensi untuk mengatasi penyakit distrofi otot. Pada penderita penyakit ini, serabut ototnya mengalami kerusakan sehingga fungsi ototnya terganggu dan melemah secara progresif namun secara spesifik, protein dari tarantula ini akan membantu memperlambat proses pelemahan sel-sel ototnya.

Manfaat bisa tarantula ini ditemukan ilmuwan asal University of Buffalo, Frederick Sachs, PhD. Meskipun pengobatan dengan bisa ini belum diujicobakan pada manusia, protein ini telah berhasil
membantu tikus yang mengalami distrofi otot memperoleh kekuatannya kembali pada percobaan awal.

Setidaknya berdasarkan percobaan yang dilakukan Sachs, protein ini bisa membantu mengatasi kondisi distrofi otot pada manusia maka dapat memperpanjang masa hidup anak-anak seperti JB hingga tahunan.

3. Lintah





Penyakit yang paling banyak disembuhkan dengan terapi lintah ini adalah penyakit jantung koroner, gagal jantung, kebocoran jantung, pembengkakan jantung dan migrain.

Lintah yang biasa dipergunakan untuk terapi adalah lintah jenis Medicinalis yang diambil dari hutan daerah tertentu yang masih dianggap steril atau lintah Medicinalis yang telah diternakkan.

Pada terapi ini prosesnya adalah menempelkan 2 lintah di titik-titik yang menjadi pusat penyakit selama setengah sampai satu jam, lalu lintah tersebut dilepas dan pasien akan diberikan ramuan herbal untuk menunjang penyembuhan.

Pada saat lintah ditempelkan maka lintah akan mengeluarkan lendir yang berguna untuk meregenerasi saraf, mengeluarkan darah kotor dan menyembuhkan penyakit.


4. Laba-laba Phoneutria nigriventer





Awalnya peneliti dari AS dan Brazil menemukan fakta bahwa pria yang penisnya tergigit laba-laba asal Brazil (Phoneutria nigriventer) merasakan kesakitan yang luar biasa tapi penisnya juga mengalami ereksi hingga beberapa jam.

Laba-laba paling berbisa asal Brazil (Phoneutria nigriventer) ini sangat banyak ditemukan di daerah Amerika Selatan dan Tengah dan laba-laba ini diketahui sebagai laba-laba paling berbisa di kedua
wilayah tersebut

Kemudian peneliti mengambil racun yang dikeluarkan dari gigitan laba-laba, mengisolasinya dan memurnikannya menjadi jenis racun Tx2-6 dan diinjeksikan pada tikus yang menderita hipertensi serta erectile dysfunction (ED) dengan dosis tertentu.

Peneliti kemudian mengukur kadar racun Tx2-6 dalam penis tikus dan ternyata racun tersebut dapat membuat jaringan penile yang ada di penis tikus berkontraksi dan berelaksasi. Kandungan nitrit oksida yang berfungsi dalam proses ereksi pun meningkat di bagian penis tersebut.


5. Lebah madu





Baru-baru ini tim peneliti dari Perancis dan Yunani menemukan anestesi lokal yang terkandung dalam tubuh lebah. Senyawa yang diberi nama 2-heptanone (2-H) tersebut dapat digunakan sebagai obat bius lokal untuk hewan dan manusia.

sumber

Kamis, 18 Oktober 2012

Selama 11 Tahun Sumpit Bersarang di Mata Wanita Ini


Seorang dokter di China baru saja mengangkat sebuah sumpit sepanjang enam sentimeter dari rongga mata seorang perempuan yang telah tertanam di dalamnya selama 11 tahun.




Ci datang ke rumah sakit mengeluh sakit dan infeksi pada matanya. Dokter Xu Zhe dari Rumah Sakit Hua Xi di Chengdu, Sichuan, China, mengatakan mata warga Tibet itu mengalami pembengkakan yang cukup parah.


Dokter melihat ada benda berwarna seperti tulang pada sudut mata Ci. "Saya melakukan scan pada matanya dan menemukan ada benda asing sepanjang enam sentimeter di sudut kanan mata kanannya," ujar dr Xu.


Ci langsung menjalani operasi pada hari itu dan benda asing itu berhasil diangkat. Ternyata benda asing yang dimaksud adalah potongan sumpit plastik.


Setelah operasi Ci ingat, 11 tahun lalu dia menyelinap masuk ke rumah dan tidak sengaja wajahnya terpentok meja makan.


"Mata kanan saya terluka sedikit. Tapi setelah pengobatan anti-inflamasi mata saya sembuh tanpa masalah," ungkap Ci seperti dikutip Orange, Kamis (14/7/2011).


Sesekali mata kanan Ci mengeluarkan nanah namun dia pernah mengambil tindakan serius untuk mengobatinya. Ci hanya membeli obat penghilang rasa sakit sementara.


Sementara dr Xu mengaku korban sangat beruntung karena sumpit tidak menembus celah antara mata dan rongga sehingga tidak mempengaruhi pengelihatannya.


sumber

Foto Spektakuler! Seorang Lelaki Dikelilingi Gerhana Matahari


Ini dia yang dinamakan "The right man on the right time and right moment". Fotografer Colleen Pinski siap untuk perjalanan ke ujung bumi untuk mendapatkan gambar yang menakjubkan dari gerhana matahari.

Wanita 27 tahun ini melesat 370 mil untuk menemukan tempat yang sempurna untuk melihatnya setelah sehari sebelumnya mengetahui bahwa peristiwa alam yang menakjubkan akan terjadi.







Dan foto ini menunjukkan usahanya yang berharga meskipun menghabiskan berjam-jam di mobilnya dari rumahnya di Colorado, Denver, ke Albuquerque, New Mexico.


Setelah Colleen menemukan lokasi yang sempurna ia masih harus menangkap gerhana dari 1.5 mil jauhnya. Gambar menakjubkan diatas menunjukkan upaya Colleen tidak sia-sia dengan foto yang sempurna dan indah dari seorang anak yang dibingkai oleh gerhana pada 20 Mei.


Colleen mengatakan ia hampir menyerah tetapi terus berusaha karena dia tahu itu akan menjadi kesempatan sekali dalam seumur hidup.


Dia berkata, "Suami saya dan saya menemukan sebuah toko di Denver yang dapat meminjamkan lensa foto super.. Kami juga menyewa sebuah cermin panas untuk melindungi sensor kamera dan beberapa filter ND."


"Kami berkendara ke Albuquerque, mengambil foto di sepanjang jalan. Gerhana tersebut terjadi pada pukul 7:36 waktu setempat dan kami tiba di sana pada pukul 5:45 dan menemukan lokasi tepat dan bisa langsung menyiapkan peralatan kami."


"Kami menemukan sebuah taman bagus yang kita bisa duduki rumputnya. Saya hanya melihat layar LCD pada kamera untuk melindungi mata dan tidak langsung ke matahari. Saya menggunakan Canon 7D."



"Pada saat gerhana sedang setengah terjadi seorang pria berjalan tepat di tengah dan terbingkai sempurna untuk diambil fotonya. Saya tidak tahu siapa dia atau apa yang sedang ia pegang, tapi saya pikir itu adalah kertas dengan lubang jarum sehingga ia bisa menonton gerhana."


sumber